Pengumuman Kedua

 

Pendahuluan

Pada tanggal 26 Desember 2004 kejadian tsunami telah menghilangkan banyak nyawa orang di wilayah pantai Samudra India. Sektor pertanian yang merupakan sumber pendapatan utama penduduk diwilayah sekitar ini terdampak sangat parah. Di wilayah Aceh, tsunami  menyebabkan sekitar 150.000 ha lahan pertanian terkontaminasi air laut. Tanaman dan pepohonan menjadi rusak karena gelombang lair aut ataupun stress karena salinitas.  Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh juga rusak berat dan kehilangan hampir 80% dari penelitian dan juga pegawainya.  Untuk memperbaiki keadaan tersebut banyak kegiatan dibidang pendidikan, penelitian dan juga pengembangan sistem pengunaan lahan yang berkelanjutan telah dilakukan. 

Tujuan

Simposium ini bertujuan untuk saling berbagi pengalaman tentang kegiatan pengembangan sumber daya manusia dan juga penelitian dilahan yang terkontaminasi tsunami khususnya di daerah Aceh.  Kami akan mempresentasikan capaian dari dua proyek EU dan memberi kesempatan untuk penelitian dan program rehabilitasi lanilla untuk ikut serta. Asia Link kami yang berjudul “Penataan Kembali Sumber Daya Manusia (SDM), Kurikulum, Sistem dan Institusi pada Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, di Aceh (ACULTURE)” dan “Tanaman tahunan, Keuletan dan Bangkit Kembalinya Mata Pencaharian pada daerah pesisir Aceh dan Sumatra Utara yang terdampak Tsunami” (Aceh ReGrin).   Melalui kegiatan ini kami juga menyediakan kesempatan kepada peneliti dari dalam dan luar negeri, mahasiswa, petani setempat dan LSM untuk bertemu dalam rangka menjalin kerjasama yang lebih baik untuk berbagai bidang penelitian dan pendidikan. Simposium ini akan menaungi beberapa aspek seperti rehabilitasi di area terdampak tsunami, penelitian berbasis-lapangan disekitar Aceh, penelitian lokal tentang prinsip agronomi, dan kegiatan wanita pada bidang rehabilitasi pertanian pada daerah setelah terdampak tsunami.  

Presentasi dalam bentuk oral maupun poster akan meliputi topik seperti berikut:

Sesi 1: Rehabilitasi pada daerah terdampak tsunami

Sesi 2: Pendidikan dan penyuluhan dan peranan universitas dan kerjasama penelitian internasional dalam proses pembangunan

Sesi 3: Penelitian berbasis-lapangan didaerah Aceh: sistem tanaman dan ternak

Sesi 4: Penelitian berbasis-lapangan didaerah Aceh: tanaman tahunan

Sesi 5: Penelitian prinsip agronomi: Tanah, air, dan tanaman

Sesi 6: Penelitian prinsip agronomi: pengunaan lahan dan perencanaan spasial

Sesi 7: Kesimpulan kegaitan proyek dan prospek kerjasama dimasa mendatang

Sesi 8: Kegiatan wanita dibidang rehabilitasi pertanian setelah terdampak tsunami

Kunjungan lapangan ke lahan percontohan

Kesemptan kunjungan ke lokasi percontohan lahan pertanian dan percontohan proyek di Aceh akan dilaksanakan tanggal 7-9 November.

Penyelenggara Utama

Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dan Universitas Tadulako, Palu, (Indonesia)
World Agroforestry Centre Southeast Asia dan Balai Penelitian Tanah Indonesia, Bogor (Indonesia)
Balai penelitian perkebunan  (Indonesia)
Universitas sumber daya alam dan ilmu hayati terapan, Wina (Austria)
Universitas Hohenheim, Institut penelitian sayuran dan tanaman hias, Grossbeeren dan
Universitas Humboldt -Berlin (Jerman)

Penyelenggara Pendamping

lipi logo

Pusat Ilmu Pengetahuan Indonesia  (LIPI),
Jakarta (Indonesia)

Pembicara Utama

  •  Prof. Dr. Agus Sartono, Kepala biro perencanaan dan kerjasama internasional, Diknas, Indonesia
  •  Dr. A. Anhar, Deutsche Gesellschaft für Technische Zusammenarbeit (GTZ), Aceh
  •  Prof. H.M.H. Bintoro, Agriculture Faculty, Bogor Agriculture University (IPB-Bogor) 
  •  Prof. Dr. G. Cadisch, Hohenheim University
  •  Prof. Dr. H. Chandrasekharan, Indian Agricultural Research Institute, New Delhi
  •  Dr G. Keerthisinghe, Australian Centre for International Agricultural Research
  •  Dr. M. van Noordwijk, ICRAF, Bogor
  •  Dr. A. Rachman, Director of ISRI, Bogor
  •  Prof. Dr. Yunita Triwardani Winarto, University of Indonesia, Jakarta
  •  Dr. Yusya Abubakar, NAD-Nias Rehabilitation and Reconstruction Agency, Aceh

Panitia Pelaksana

  • Prof. T. Fadrial Karmil (Universitas Syiah Kuala)
  • Prof. Arifudin Bidin (Universitas Tadulako)
  • Prof. Walter Wenzel (Universitas sumber daya alam dan ilmu hayati terapan-Austria)
  • Prof. Torsten Müller (Universitas Hohenheim-Jerman)
  • Prof. Eckhard George (Universitas Humboldt-Jerman)
  • Dr. Laxman Joshi (ICRAF SEA)


Pendaftaran

Kami mengundang untuk mendaftarkan makalahnya yang berhubungan dengan topik simposium ini baik untuk presentasi oral ataupun poster. Abstrak ditulis tidak lebih dari 300 kata dan harus didaftarkan via email,  fax ataupun dikirim langsung kepanitia paling lambat tanggal 27 september 2008.
 
Guideline for presenters (abstract, poster, full paper)
Example for abstract

Biaya pendaftaran

Peserta orang Asing    35 € (Rp. 500.000)
Peserta Indonesia       7 € (Rp.100.000)

Biaya ini mencakup makan siang, rehat kopi, bahan seminar, sertifikat dan buku symposium.

Jadwal Penting

 
 18  October     2008           Hari terakhir melakukan registrasi

 27  September 2008        Hari terkhir penyerahan abstrak


 4-6 November 2008           International Simposium: Oral dan presentasi Poster

 

 7-9 November 2008           mengunjungi stasiun pertanian dan lahan percontohan proyek di Aceh (seperti lahan                                                  pertanaman kedelai dari proyek ACIAR di kecamatan Pidie dan perkebunan kopi                                                    organik di kecamatan Aceh Tengah dan Bener Meriah)




Form Pendaftaran
Pengumuman (bentuk-pdf)
J
adwal singkat

kembali