ship big Deposite at the end of the wave

Komisi Eropa

Program ASIA LINK

ID 008

Penataan Kembali Sumber Daya Manusia (SDM), Kurikulum,
Sistem dan Institusi pada Fakultas Pertanian
Universitas Syiah Kuala, di Aceh


ACULTURE

Didanai oleh Kantor Kerja Sama Eropa-Aid dari tahun 2005 sampai 2008

ACULTURE, membantu kawasan yang terkena dampak tsunami

Tsunami, yang menerjang kawasan Aceh pada tanggal 26 Desember 2004, telah menggenangi lebih dari 150.000 hektar lahan dengan air laut dan minyak, limbah dan lumpur yang menutupi lahan pertanian. Pada saat yang bersamaan, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH) di Banda Aceh juga mengalami kerusakan dan kira-kira kehilangan 80% penelitian, dan juga staf pengajarnya. Proyek ACULTURE adalah sebuah proyek kerjasama antara tiga universitas di Eropa dan dua universitas di Indonesia. Proyek ini bertujuan untuk membantu Universitas Syiah Kuala dalam menata kembali sumber daya manusia (SDM), kurikulum, sistem dan institusi yang relevan untuk memecahkan masalah pertanian pasca tsunami. Proyek ini mencakup pengiriman enam orang mahasiswa Indonesia untuk mengikuti program PhD pada universitas partnert di Eropa dan pengembangan kurikulum. Suatu sistem yang cocok untuk mempererat kerjasama antara peneliti dan petani di kawasan Aceh juga akan dibangun. Proyek ini juga bertindak sebagai sarana bagi peneliti di Universitas Syiah Kuala untuk mempresentasikan pengalaman dan hasil penelitian mereka  kepada dunia internasional.

KEGIATAN

1.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
2.
PENGEMBANGAN SISTEM DAN INSTITUSI
3.
PENGEMBANGAN KURIKULUM
Bahan ajar
 
   


Hubungi: ACULTURE@igzev.de

Tim


Terakhir di update 04/2007


ship on land

Kapal nelayan yang tersapu oleh gelombang Tsunami terhampar di wilayah
lahan di Miruék Taman, beberapa kilometer dari pantai.

 

trash

Tsunami menyapu sisa-sisa rumah dan halaman kemudian terhenti dan tertumpuk.